Mencintai anak sendiri adalah hal wajib dan juga lumrah bagi seorang ayah. Berbagai macam cara pun rela dilakukan seorang ayah untuk membuat anaknya bahagia.
Memberi hadiah, memeluk atau menciumi anak adalah tindakan wajar yang dilakukan ayah pada anaknya.
Tapi pose intim antara ayah dan anak perempuannya ini mengundang kritikan.
Bahkan ada pula yang memberi komentar negatif di foto yang diposting di media sosial ini.
Apa yang terjadi?
Pada 21 Juli lalu, aktor gaek Joseph Lee merayakan ulang tahun ke-15 putrinya dan memposting foto perayaannya ke media sosial Weibo.
Dengan bangga, Joseph menuliskan keterangan di foto tersebut begini:
“Kemarin adalah ulang tahun anak perempuan saya! Bahagia sekali!”
Joseph membagi foto bersama putrinya yang merayakan ulang tahunnya di sebuah restoran.
Sebenarnya tak ada yang salah dengan perayaan ulang tahun tersebut.
Hanya saja, di salah satu foto tersebut, Lee dan putrinya berpose intim hingga membuat netizen heboh.
Saking akrabnya, Lee mencium putrinya yang cantik dan beranjak dewasa itu di bagian bibir.
Foto tersebut memicu perdebatan netizen.
Ada yang menyebut Lee dengan kata-kata “menjijikkan” dan “sesat”.
“Saya tidak berpikir Anda harus mencium putri Anda seperti itu,” kata seorang netizen.
“Laki-laki dan perempuan harus diperlakukan secara berbeda, walaupun itu putri sendiri. Menjijikkan,” kata netizen.
Meski demikian, ada pula netizen yang melihat foto itu sebagai tak biasa, tapi manis.
“Jika Anda pikir ini hal kotor, maka semuanya akan menjadi kotor bagimu.”
Sebagian netizen tidak mempedulikan pose itu dan hanya memberikan ucapan selamat dan doa.
Kasus serupa juga pernah terjadi dan membuat heboh.
Pada 2016 silam beredar foto unggahan salah satu selebriti di Amerika Serikat, Hillary Duff bersama anaknya yang menuai kritik di media sosialnya.
Dilansir dari Kompas.com, foto tersebut memperlihatkan Duff dengan anaknya sedang berciuman.
Tak pelak, unggahan dalam akun terverifikasi Duff it malah menjadi ajang hujatan dari sejumlah netizen.
Komentar-komentar ini pun sepertinya membuat dirinya geram.
Sebenarnya, apakah ibu mencium anak yang masih kecil di bibir itu normal dan lazim?
Seorang psikolog Indonesia, Nana Gerhana, M.Psi., menanggapi isu tersebut dengan uraian penjelasan.
“Mencium area bibir menjadi perdebatan karena budaya. Budaya setiap bangsa berbeda sehingga tentu saja berbeda sudut pandangnya,” tulis Nana dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com.
Dia melanjutkan, secara umum untuk budaya timur sendiri, ibu dan anak dapat berciuman bibir hanya ketika anak berada di usia nol hingga dua tahun.
“Ketika anak mulai besar dan sudah mulai mengerti banyak hal, batasi ciuman apalagi sampai di post di media sosial,” ujarnya.
Lalu, Nana menjelaskan, ciuman sendiri adalah bentuk kasih sayang dan kedekatan sosok orangtua dengan anak.
Jika Anda sudah tidak bisa lagi untuk mencium bibir, maka Nana menyarankan, Anda bisa menggantinya dengan mencium anak di area pipi atau kening, sehingga makna kasih sayang dan kedekatan tetap terjalin.
“Ciuman di daerah bibir sering dikaitkan dengan area sensual, sebaiknya orangtua bijak untuk mempertimbangkannya,” imbuhnya.
Lalu, ketika anak yang beranjak remaja dan sudah enggan untuk dicium, sebaiknya orangtua memahami hal ini.
Bentuk kasih sayang lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan dekapan dan pelukan hangat.
Share :

